BLORA – Proses eksekusi sebuah rumah di Desa Berbak, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Rabu (7/10/2026), sempat berlangsung menegangkan. Jajaran Polsek Ngawen bersama Polres Blora dikerahkan untuk mengamankan jalannya eksekusi.
Termohon Menolak Tinggalkan Rumah
Eksekusi yang dilakukan juru sita Pengadilan Negeri Blora itu sempat diwarnai perlawanan. Termohon eksekusi tidak bersedia meninggalkan rumah yang menjadi objek eksekusi.
Situasi tersebut membuat petugas kepolisian bergerak cepat melakukan pengamanan. Kehadiran aparat dimaksudkan agar proses eksekusi tetap berjalan aman dan tertib.
Polisi: Kami Kawal Proses Eksekusi Lelang
Kapolsek Ngawen AKP Umbaran Wibowo, S.H. mengatakan, pihaknya bersama Polres Blora melaksanakan pengamanan terhadap proses eksekusi lelang.
“Pada intinya, kami dari jajaran Polsek Ngawen maupun Polres Blora bersama-sama melaksanakan kegiatan pengamanan terhadap proses eksekusi lelang,” ujar AKP Umbaran.
Pendekatan Humanis Jadi Pilihan
Menurut Kapolsek, saat termohon tetap bertahan di dalam rumah, petugas tidak langsung melakukan tindakan represif. Polisi memilih pendekatan persuasif agar situasi tidak memanas.
“Memang sempat ada perlawanan ketika termohon eksekusi ini tidak mau meninggalkan rumah. Namun bisa kita bantu, kita lakukan pendekatan dan kita bantu untuk bersedia meninggalkan lokasi eksekusi,” jelasnya.
Akhirnya Bersedia Keluar, Rumah Dikosongkan
Pendekatan yang dilakukan petugas membuahkan hasil. Termohon akhirnya bersedia meninggalkan lokasi.
Setelah itu, proses eksekusi dilanjutkan oleh juru sita Pengadilan Negeri Blora. Petugas melakukan pengosongan rumah dan mengeluarkan barang-barang dari dalam bangunan sesuai ketentuan.
Situasi Kembali Aman dan Kondusif
AKP Umbaran menegaskan, pengamanan dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian eksekusi berjalan tertib serta mencegah potensi gangguan keamanan.
Dengan pengamanan dan pendekatan persuasif, proses eksekusi akhirnya dapat berjalan tanpa hambatan berarti. Situasi di lokasi pun tetap aman dan kondusif.





Komentar